h1

MENUMBUHKAN KREATIFITAS ANAK LEWAT PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI.

Desember 28, 2008

PENGANTAR

Saat ini perkembangan teknologi informasi (TI) atau yang biasa juga disebut sebagai teknologi informasi dan komunikasi (Information and Communicatian Technology/ICT) mengalami percepatan yang luar biasa. Perkembangan ini mempunyai pengaruh yang kuat bukan hanya terhadap teknologi informasi itu sendiri namun juga terhadap totalitas hidup ini. Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat ini membawa dampak yang begitu besar bagi pola hubungan antar individu, antar komunitas, bahkan antar negara atau bangsa.

Handphone dengan fasilitas voice dan sms serta internet dengan fasilitas email, web, serta chatting apalagi yang telah memakai jaringan 3G dan 3,5G (UMTS, ASDPA) merupakan contoh produk teknologi informasi yang tidak asing lagi bagi kita. Produk teknologi informasi ini memungkinkan manusia mengatasi hambatan jarak dan waktu untuk melakukan komunikasi suara (voice), pesan tertulis (written message) maupun transfer data dua arah dengan mudah dan cepat. Tentu kondisi ini sangat jauh dibandingkan dengan kondisi beberapa puluh tahun yang lalu ketika, misalnya, seorang mahasiswa masih harus menulis surat dan mengantarkannya ke kantor pos serta menunggu beberapa hari untuk bisa memberi kabar kepada orang tuanya di kampung halaman Istilah Teknologi informasi atau TI sendiri mencakup hardware dan software komputer; suara, data, jaringan, satelit dan teknologi komunikasi lainnya; termasuk di dalamnya perangkat-perangkat pengembangan aplikasi dan multimedia.

Dengan demikian, perbincangan mengenai perkembangan teknologi informasi itu sendiri tidak akan lepas dari perbincangan mengenai perkembangan teknologi komputer berikut infrastruktur telekomunikasi. Komputer atau sering disebut dengan istilah PC (personal computer) mengalami perkembangan pesat, baik ditinjau dari sisi hardware maupun sofware. Fungsi komputer kini tidak hanya untuk keperluan menghitung ataupun keperluan mengetik saja, tapi lebih kompleks. Orang kini bisa memanfaatkan komputer untuk memenuhi kebutuhannya, dari keperluan hiburan, bisnis, kesehatan, maupun pendidikan.

Dalam hal hiburan komputer termasuk piranti yang memiliki kemampuan memberikan hiburan sangat besar bagi penggunanya. Mulai dari piranti untuk mendengarkan musik, melihat gambar baik yang diam maupun gambar bergerak seperti film dan nge-game baik yang offline alias nge-game sendiri, maupun nge-game bersama melalui komputer yang berbeda tapi tersambung, baik melalui internet maupun LAN (Local Area Netwowrk).

Teknologi Informasi: Peluang dan Tantangan

Tak terbantahkan lagi bahwa teknologi informasi memang menawarkan banyak fasilitas yang bisa semakin memudahkan hidup kita. Namun kita perlu memulai dengan mempertanyakan pada diri kita beberapa hal yang tampaknya sederhana namun hampir selalu kita temui sehari-hari: Apa yang biasa kita lakukan dengan komputer yang kita gunakan? Diantara kita mungkin memanfatkan komputer untuk mengetik tugas kuliah sambil mendengarkan mp3, sekali-kali nonton film atau nge-game pada saat-saat senggang maupun sekedar untuk refreshing. Pernahkah kita berpikir bahwa jika kita mau kita bisa memanfaatkan komputer untuk hal-hal yang lebih dari aktivitas tersebut? Jika kita mau sedikit meluangkan waktu untuk “jalan-jalan” di rental atau toko cd software, maka dengan mudah kita bisa menemukan software/program yang bisa men-support studi maupun peningkatan kapasitas intelektual, skill dan religiusitas kita.

Dengan demikian, saat ini dengan mudah seorang siswa/pelajar ataupun mahasiswa mencari bahan pelajaran atau kuliahnya melalui berbagai software program ensiklopedi/tutorial yang dikemas dalam bentuk compact disc (cd) yang dengan mudah bisa di-install di komputer. Jika mau, penelusuran lebih lanjut bisa juga dilakukan dengan mengakses berbagai perpustakaan digital (digital library) yang secara on line dikaitkan dengan internet sehingga memungkinkan semua orang dari belahan dunia manapun saling berbagi informasi serta resources yang dimilikinya serta mendiskusikannya melalui fasilitas mailing list.

Perkembangan teknologi informasi saat ini, terutama internet, mampu menghadirkan ruang-ruang interaksi virtual serta menyediakan informasi/resources dalam jumlah yang melimpah yang bisa diakses secara cepat. Dengan demikian berbagai aktivitas keseharian termasuk di dalamnya aktivitas pendidikan sebenarnya bisa dilakukan dengan lebih mudah, murah, efisien, serta demokratis. Jika pada masa lalu sumber pengetahuan terpusat pada institusi-institusi pendidikan formal maka saat ini sumber pengetahuan tersebar di berbagai lokasi yang melintasi batas-batas institusi, geografis maupun negara.

MENUMBUHKAN KREATIFITAS

Dengan berbagai kemudahan yang dapak kita peroleh dengan menggunakan teknologi, menjadikan kemudahan bagi seorang guru dalam kegiatan belajar mengajar, karena dapat tidak melulu harus dalam ruangan yang penuh dengan kejenuhan serta kengantungan anak mendengarkan ceramah dari guru.

Disamping itu juga akan sangat membantukan seorang guru untuk lebih santai dalam proses pembelajaran, karena ketika guru atau dosen mampu mengimplementasikan kecanggihan internet, guru atau dosen dapat memantau kegiatan belajar siswa / pelajar atau mahasiswa dengan dibantukan sebuah komputer yang terhubungkan dengan internet yang lebih dikenal sekarang dengan elearning.

Dengan demikian seharusnya guru atau dosen tidak lagi memposisikan diri sebagai pemegang otoritas pengetahuan namun lebih sebagai mediator yang berperan untuk memfasilitasi berlangsungnya proses belajar yang lebih partisipatif. Konsekuensi dari hal ini adalah selayaknya paradigma yang digunakan bukan lagi menekankan pada aspek teaching (mengajar) namun lebih menitikberatkan pada proses learning (belajar).

Dalam kondisi demikian sangat mungkin kualitas seorang siswa lebih baik dari kepandaian seorang guru/dosen. Proses yang lebih menekankan pada learning menempatkan guru/dosen dan siswa sebagai ‘mitra’ belajar. Guru/dosen menempatkan diri sebagai fasilitator dari siswa yang tidak berhak memaksakan pendapatnya, siswa menempatkan dirinya sebagai aktor pembelajar aktif yang memahami kebutuhan dirinya dan mengupayakan pencapaian pemahaman akan pengetahuan secara mandiri. Dan untuk menuju kesana siswa bisa mengoptimalkan web, homepage, search engine dan fasilitasfasilitas lain yang tersedia saat ini.

Start Small, Act Now!

Harapan yang begitu besar serta idealisme yang begitu kuat sebenarnya tidak berarti apa-apa ketika hanya berhenti pada tataran keinginan apalagi angan-angan tanpa diikiti dengan langkah riil. Nah, ada beberapa hal yang tampaknya sederhana namun jika kita memulai akan mempunyai efek yang positif baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain bahkan masyarakat pada umumnya.

Pada saat ini yang lebih mudah untuk kita dapat memulai adalah dengan bermodalkan Hand Phone (HP) yang sudah dilengkapi dengan fasilitas GPRS kita akan dimudahkan dalam pencarian data maupun informasi yang kita perlukan.

Adanya visi masa depan mencerdaskan anak didik yang berbasis pada pengetahuan (Knowledge Based Society) perlu diikuti dengan langkah riil kita untuk meningkatkan kapasitas intelektual dan skill kita terkait dengan teknologi informasi dengan memanfaatkan berbagai sarana belajar yang saat ini cukup mudah untuk kita dapatkan. Salah satu cara untuk mempercepat pemahaman kita akan sesuatu adalah dengan melakukan proses sharing dengan orang lan mengenai pengetahuan dan pengalaman yang kita miliki, dengan demikian sangat penting bagi kita untuk membangun tradisi saling belajar dan saling berbagi setidaknya diantara orang-orang dalam komunitas, organisasi atau lingkungan dimana kita berada.

Kesediaan untuk berbagi informasi maupun resources yang kita miliki kepada orang lain secara sukarela tanpa proteksi macam-mcam merupakan salah satu kata kunci percepatan proses perncerdasan diri dan masyarakat. Seiring dengan proses belajar yang kita lakukan, kita perlu melakukan transformasi diri dari startus konsumen informasi menjadi produsen informasi. Hal ini bisa kita mulai dengan mendokumentasikan berbagai informasi maupun resources yang kita miliki maupun melakukan kompilasi atas informasi dan resources yang dihasilkan orang lain kemudian kita sebarluaskan kepada khalayak masyarakat.

Secara keseluruhan, hadirnya Digital untuk penyebarluasan informasi dan resources sebagai bagian dari ikhtiar menuju knowledge based society. Berbagai artikel yang akan membuka wawasan kita seputar teknologi informasi berikut pemanfaatannya untuk berbagai aktivitas pendidikan dikedepankan dalam jurnal ini. Ulasan tentang web site, software serta buku yang menarik dan penting disertakan dalam cd ini. Bahkan tersedia digital book dan free software dalam beberapa kategori yang diharapkan akan cukup berguna bagi kita dan memberi inspirasi serta motivasi untuk berbuat sesuatu untuk mencapai kehidupan yang lebih baik.

DAFTAR PUSTAKA :

  1. onno@indo.net.id, http://sandbox.bellanet.org/~onno;
  2. http://www.ilmukomputer.com
  3. http://idln.lib.itb.ac.id/
  4. http://OpenSource-Indonesia.org

6 komentar

  1. setuju kang….! TERUS BERDJOEANG!


  2. okeeeyyyy

    aku ka masih anak anask…
    aku termasuk di situ gak yah?


  3. Lanjutannya mana mas .. saya sangat tertarik dengan ulasan ini. :D
    Trus klo pesan CD dimana .. atau bisa didownload ?


  4. Terimakasih atas sambutannya….
    sebetulnya, tulisan ini sebatas memenuhi tugas dosen aja. jadi belum kepikir untuk lebih memperdalam ya sebatas baru baca-baca buku saja. belum sempet saya tulis lagi.


  5. Berkunjung dan baca infonya, mudah-mudahan bermanfaat bagi banyak orang, sukses ya.
    I Like Relationship


  6. semoga… dengan banyak info kan banyak pengetahuan……



Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.